lkti Usai Tax Amnesty, Investor Lokal Jadi Penguasa Pasar Modal RI ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Selasa, 25 April 2017

Usai Tax Amnesty, Investor Lokal Jadi Penguasa Pasar Modal RI

 

Jakarta - Program Pengampunan Pajak atau tax amnesty yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sejak Juli 2016 hingga Maret 2017 membuat wajib pajak (WP) mengakui kepemilikan harta di pasar modal. Program tersebut membuat porsi kepemilikan investor lokal dengan investor asing berubah.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Frederica Widyasari Dewi bercerita, selama ini kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selalu dikuasai oleh investor asing. Setelah program tax amnesty berjalan porsi kepemilikan saham tak lagi dikusai oleh investor asing.
"Jadi angkanya sudah bergeser. Dulu kan didominasi asing, sekarang lokal. Jadi ada pergeseran kepemilikan."ungkapnya.
Frederica menyebut jumlah investor lokal kini merajai pasar modal. Lantaran, angkanya lebih dari 50 persen.
Frederica menerangkan, program tax amnesty membuat wajib pajak mengakui hartanya. Jadi pencatatan kepemilikan pun berubah menjadi kepemilikan investor lokal. Frederica menambahkan, jumlah investor lokal yang mengikuti tax amnesty tak bisa bertambah mengingat program tax amnesty telah usai.
"Tidak lah kan sudah selesai tax amnesty. Cuma bagusnya, dana-dana itu sudah ada di capital market. Jadi ada yang masuk ke reksa dana, ke saham, obligasi dan lain-lain," tandas dia. 

Untuk diketahui, Program Pengampunan Pajak berakhir pada Jumat (31/3/2017) tepat pukul 24.00. Hasilnya, berdasarkan Surat Pernyataan Harta SPH total harta yang dilaporkan para wajib pajak mencapai Rp 4.855 triliun.
Berdasarkan data dashboard tax amnesty, total harta yang dilaporkan tersebut terdiri dari deklarasi harta dalam negeri Rp 3.676 triliun dan deklarasi harta luar negeri mencapai Rp 1.031 triliun. Sementara penarikan dana dari luar negeri (reptriasi) mencapai Rp 147 triliun.
"Untuk deklarasi hingga 24.00 WIB ada Rp 4.855 triliun, tebusan Rp 114 triliun, ditambah dengan tunggakan dan bukper jadinya Rp 135 triliun," ujar Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwi Djugiasteadi. 

sumber : Liputan 6

2 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai usai tex amnesty, investor lokasi jadi penguasa pasar RI
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
    pasar modal

    BalasHapus
  2. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Pasar Modal
    Silahkan kunjungin web kami http://pasarmodal.blog.gunadarma.ac.id/ kami menyediakan artiket mengenai pasar modal di situ.

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan baik.Tidak mengandung SARA, promosi, atau melakukan tindakan tercela lainnya. Jagalah etika dalam berkomentar. Terima kasih.