lkti Misteri Saham BEKS Akhirnya Terungkap ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Sabtu, 17 September 2016

Misteri Saham BEKS Akhirnya Terungkap

Misteri Saham BEKS Akhirnya Terungkap

Pada Jumat lalu 9 September 2016 transaksi perdagangan saham mengalami kejadian yang tidak biasa. Ada antrean jual sebanyak 2,1 miliar lot saham berkode BEKS di mana hal ini belum perbah terjadi sebelumnya selama perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebanyak 2,1 miliar lot saham BEKS dilepas seharga Rp 53 per lembar dan jika diakumulasi nilainya setara 210 miliar saham dengan total Rp 11,13 triliun. Jumlah saham tersebut jauh melebihi saham beredar BEKS ssebanyak 46,17 miliar lembar saham.

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Hamdi Hassyarbaini mengatakan bahwa adanya kesalahan pada sistem transaksi saham milih RHB Securities.

"Jadi di sisi mereka (RHB Securities) itu ada error sehingga yang jual oleh nasabah itu bisa berulang kali dalam jumlah yang besar," kata Hamdi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Menindaklanjuti anomali transaksi ini, BEI telah mengirimkan surat teguran kepada pihak RHB Securities untuk memperbaiki sistem transaksi elektroniknya. Sehingga kesalahan transaksi jual beli saham melalui RHB Securities tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Ya teguran, karena mereka harus memeriksa sistemnya dan melakukan perbaikan kalau ada yang error yang terjadi," ujar Hamdi.

Saat ini BEI baru mendapatkan sedikit laporan dari RHB Securities terkait kesalahan sistem transaksi saham yang terjadi. Pihak RHB Securities juga diminta untuk melakukan pemeriksaan lebih dalam untuk memastikan kesalahan yang terjadi sesungguhnya.

Kesalahan transaksi ini juga bukan dikarenakan penjualan saham yang disengaja dilepas dengan harga murah untuk cepat dibeli investor lain.

"Itu murni sistem error aja. Makanya kita minta mereka untuk audit dan nanti mereka perbaiki dan laporkan ke bursa nanti hasilnya. Jadi belum dilaporkan lagi, karena mereka harus periksa lagi," tutur Hamdi.

sumber: detik

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik.Tidak mengandung SARA, promosi, atau melakukan tindakan tercela lainnya. Jagalah etika dalam berkomentar. Terima kasih.