lkti Resmi! Menkeu Sri Mulyani Pastikan 19 Manajer Investasi Jadi Gateway Tax Amnesty ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Rabu, 10 Agustus 2016

Resmi! Menkeu Sri Mulyani Pastikan 19 Manajer Investasi Jadi Gateway Tax Amnesty

Resmi! Menkeu Sri Mulyani Pastikan 19 Manajer Investasi Jadi Gateway Tax Amnesty

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati resmi menunjuk 19 manajer investasi yang akan menjadi gateway program tax amnesty.

Manajer investasi yang ditunjuk itu berperan sebagai pintu masuk pengalihan harta wajib pajak dan bertugas melakukan penempatan dan pengelolaan dana wajib pajak dalam rangka pengampunan pajak. Institusi yang ditetapkan sebagai gateway selain manajer investasi adalah berupa bank dan perusahaan sekuritas.

Penunjukkan manajer investasi gateway resmi diumumkan hari ini (Senin, 8 Agustus 2016). 

Adapun 19 manajer investasi yang dimaksud antara lain Schroder Investment Management Indonesia, Eastpring Investments Indonesia, Manulife Asset Manajemen Indonesia, Bahana TCW Investment Management, Mandiri Manajemen Investasi, BNP Paribas Investments Partners, Batavia Prosperindo Asset Manajemen, Danareksa Investment Management, BNI Asset Management, Panin Asset Management, Ashmore Asset Management Indonesia, Sinarmas Asset Management, Trimegah Asset Management, Syailendra Capital, PNM Investment Management, Ciptadana Asset Management, Bowsprit Asset Management, dan Indosurya Asset Manajemen.

Syailendra Capital sebagai salah satu manajer investasi yang menjadi gateway pun menyambut baik penunjukkan ini. Seperti tercantum dalam surat yang diterima, Syailendra Capital resmi menjadi gateway terhitung 8 Agustus 2016 hingga 31 Maret 2020.

Presiden Direktur Syailendra Capital Jos Parengkuan mengatakan, pergantian menteri tidak menghambat proses administrasi, malah justru mempercepat. "Gateway manajer investasi memang yang ditunggu investor karena lebih fleksibel dibanding gateway yang lain," ujarnya kepada Bareksa.

Jos berharap ditunjuknya manajer investasi sebagai gateway akan memberikan stimulus kepercayaan bagi masyarakat yang akan mengalihkan asetnya. Per Juni 2016, Syailendra Capital tercatat mengelola dana senilai Rp3,9 triliun. Angka tersebut belum termasuk beberapa produk reksa dana penyertaan terbatas yang dibuat untuk investor khusus.

sumber: bareksa