lkti Kesepakatan Doha Gagal, Bursa Saham Asia Tertekan ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Senin, 18 April 2016

Kesepakatan Doha Gagal, Bursa Saham Asia Tertekan


 

Tokyo - Bursa saham Asia melemah pada perdagangan saham awal pekan ini seiring harga minyak mentah berjangka merosot setelah produsen utama minyak dunia gagal mengatasi pasokan global berlebih.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen di awal perdagangan saham. Indeks saham Jepang Topix menurun 3 persen.
Indeks saham Jepang Nikkei melemah 3,2 persen. Pelemahan bursa saham Jepang ini seiring investor menimbang dampak dari gempa bumi di bagian barat Jepang Kyushu. Indeks saham Australia susut 0,5 persen.
Harga minyak dunia mempengaruhi laju bursa saham Asia. Harga minyak Brent anjlok sekitar 5,2 persen menjadi US$ 40,86. Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) susut 5,5 persen menjadi US$ 38,15.

Sekitar 18 negara eksportir berkumpul di Doha Qatar untuk menyetujui menstabilkan produksi minyak pada Januari-Oktober 2016. Kesepakatan pun tak tercapai setelah Arab Saudi menuntut Iran untuk bergabung menstabilkan harga minyak.
"Mengingat korelasi kuat antara harga minyak dan bursa saham tampaknya bursa saham Asia tidak memiliki awal yang baik pada pekan ini," ujar Angus Nicholson, Analis IG Ltd.
Ia menambahkan, harga komoditas merosot membuat bursa saham akan tertekan. Apalagi sektor saham bahan dan energi juga masih menghadapi kendala sulit.
Di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) naik 1,2 persen terhadap dolar Kanada. Dolar Australia susut 1,1 persen. Dolar AS terhadap yen berada di posisi 108,07. 

  • Sumber : Liputan 6

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik.Tidak mengandung SARA, promosi, atau melakukan tindakan tercela lainnya. Jagalah etika dalam berkomentar. Terima kasih.