lkti November 2015 ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Pasar Modal Indonesia pernah jatuh bangun pada masa penjajahan Belanda. Namun, mulai era orde baru, Pasar Modal Indonesia kembali hidup...

RI Raih Investment Grade, IHSG Meroket

Lembaga pemeringkat Internasional Standard Poors (SP) menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi atau investment grade. Kenaikan peringkat tersebut langsung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cetak rekor dan rupiah menguat tajam. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (19/5/2017)...

Ditjen Pajak Bisa Intip Data Investor Pasar Modal

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan. Artinya kini Direktorat Jenderal Pajak bisa mengorek...

Sekolah Pasar Modal Pengurus SPM 1 dan SPM 2

SPM 1 dan SPM 2 yang dilaksanakan di BEI cabang Padang pada tanggal 13 Mei 2017 yang diikuti oleh pengurus baru Gibei FE Unp. Pengurus baru mendatangi BEI cabang Padang untuk melakukan SPM 1 dan SPM 2 pada pukul 08.00 untuk melaksanakan SPM 1 hingga pukul 12.00 dilanjutkan lagi SPM 2 pada pukul 01.30 hingga selesai pada pukul 04.00 sore...

Apa Itu Saham ?

Hallo guys minggu kemaren kita sudah kenalan sama ınvestasi dan kıta juga sudah tau mengapa investasi itu penting, lalu sesuai dengan judul tulisan kali ini, kıta akan membahas mengenai saham...

Minggu, 29 November 2015

Yuk Nabung Saham

Yuk Nabung Saham


Jakarta – Peran pasar modal sebagai wahana investasi sesungguhnya dapat menjawab kebutuhan investor, khususnya dalam hal potensi menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan produk investasi lainnya. Apalagi saat ini modal awal investasi di pasar modal sudah semakin dapat dijangkau oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. 

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang berinvestasi di pasar modal. Padahal dalam beberapa tahun terakhir rata-rata imbal hasil investasi di pasar modal jauh lebih tinggi dibandingkan produk investasi lain. Data di OJK per tahun 2013 menunjukkan tingkat pemahaman (literasi) masyarakat Indonesia terhadap pasar modal dan tingkat utilitas produk pasar modal masih sangat rendah dan yang terkecil dibandingkan dengan 5 industri jasa keuangan lainnya di Indonesia.

Aktivitas investor di pasar modal pun masih relatif rendah. Per September 2015, jumlah investor aktif di Indonesia per tahun hanya sebesar 30% atau 125.000 SID (single investor identification) dari total jumlah investor pasar modal di Indonesia. 

Berdasarkan realita tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan sebuah program kampanye berskala nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia. Program kampanye yang dinamakan “Yuk Nabung Saham” ini mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. 

Konsep menabung dalam program “Yuk Nabung Saham” mengacu pada paradigma masyarakat Indonesia yang masih berpegang pada budaya menabung (saving society). Kampanye yang dibuat dengan bahasa sederhana dan menarik, namun menimbulkan keingintahuan masyarakat diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mulai berinvestasi, dari budaya menabung menjadi berinvestasi.

Demi menyukseskan program ini, BEI akan bekerja sama dengan Perusahaan Tercatat, Perusahaan Sekuritas, Manajer Investasi, Kantor Perwakilan BEI di berbagai kota, dan Galeri Investasi BEI di beberapa universitas yang tersebar di Indonesia, untuk menjadi partner dalam berbagai kegiatan edukasi dan pemasaran yang berkaitan dengan kampanye ini. BEI juga akan memperkenalkan fasilitas auto debet untuk memudahkan masyarakat Indonesia melakukan pembelian produk pasar modal seperti saham. 


LOGO “Yuk Menabung Saham”

http://www.jelasberita.com/wp-content/uploads/2015/11/

Logo program “Yuk Menabung Saham” berupa gambar pohon dengan batang berwarna emas dan daun berwarna hijau memiliki filosofi sebagai berikut:

Pohon
Menabung saham ibarat menanam pohon. Harus dirawat dengan baik agar suatu saat menjadi pohon yang lebat.
Batang Pohon
Menggambarkan kebahagiaan seorang investor yang disiplin berinvestasi dan merasakan manfaat dari menabung saham.
Warna Hijau
Melambangkan kesuburan dan kemakmuran 
Warna Emas
Melambangkan kesejahteraan atau manfaat menabung saham

Peluncuran Kampanye “Yuk Menabung Saham”    

Pada tanggal 12 November 2015, bertempat di Main Hall Galeri Bursa Efek Indonesia, Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla secara resmi meluncurkan Kampanye “Yuk Menabung Saham” sebagai kampanye nasional. Acara peluncuran juga dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida. Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyampaikan Laporan Rencana Kampanye “Yuk Nabung Saham” sebelum program kampanye ini resmi diluncurkan.

Melalui serangkaian program sosialisasi dan edukasi ini diharapkan masyarakat Indonesia turut menikmati keuntungan dari pertumbuhan pasar modal Indonesia dan tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri.

sumber: idx.co.id

Kamis, 26 November 2015

Kemenkeu: RI Sanggup Kelola Freeport

Kemenkeu: RI Sanggup Kelola Freeport


Perusahaan tambang emas, PT Freeport Indonesia didesak melepas (divestasi) sisa saham pemerintah Indonesia pada 2019. Pasalnya kontrak anak usaha dari Freeport McMoran Cooper & Gold Inc yang mengelola tambang di Grasberg, Papua akan habis pada 2021. 

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Sony Loho menegaskan bahwa pemerintah ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sanggup mengelola tambang di tanah Papua dan meneruskan rencana Freeport Indonesia untuk membangun tambang bawah tanah. 

"Ya mampu dong, masa diragukan. Perusahaan pertambangan kita kan sudah bagus-bagus. Tidak usah khawatir, orang Indonesia terlalu khawatir. Jadi kita mesti berani, harus bisa (mengelola)," tegas Sony saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

"Hasil dari Freeport kan sudah banyak. Penghasilan sumber daya alam dari Freeport masih potensial sekali," jelas Sony. 

Ia pun berharap, agar Freeport Indonesia dapat melepas saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Harus (IPO), kalau ada bagiannya di sini. Buat perusahaan nasional," ujarnya. 

Sebelumnya Sony mengungkapkan, prioritas utama divestasi saham perusahaan tambang emas raksasa itu masih ditawarkan kepada pemerintah pusat.

"Pemerintah daerah juga bisa minta porsi kalau mau beli. Nanti yang mau dilepas berapa, yang bisa kita beli berapa. Mau share atau mau dibeli pusat sendiri. Tapi kalau untuk ini sih prioritas ada di pemerintah pusat," ujarnya.

Sony menambahkan, pemerintah pusat ingin mengalokasikan anggaran apabila saham Freeport Indonesia bisa dibeli. Hanya saja, Sonny mengaku, dalam hal tersebut melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Kita sih ingin sediakan anggarannya kalau memang bisa dibeli, tapi proses siapa yang terlibat kan ada juga Kementerian ESDM. Mungkin di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sudah melihat persisnya seperti apa, berapa yang bisa dibeli," papar dia.

Menurut Sony, jika divestasi saham Freeport diambilalih pemerintah pusat melalui anggaran negara, maka Kemenkeu harus mengajukannya di pos Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam APBN.

"Diajukan dulu, kalau tidak dianggarkan dalam APBN sekarang, ya diajukan sebagai PMN. Tapi kita belum tahu itungan angkanya berapa, karena Ditjen Kekayaan Negara belum terima disposisi dari Pak Menkeu," pungkas Sony.


sumber: liputan6

Rabu, 25 November 2015

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate

Kegusaran tengah melanda investor global, bagaimana tidak? kenaikan suku bunga The Fed yang diprediksi paling cepat dilakukan pada kuartal I-2016 tahun depan malah akan terjadi di bulan depan tepatnya di bulan Desember, dalam rapat FOMC yang memiliki agenda terbatas dalam menaikkan suku bunga acuan-nya.

Sementara IHSG yang dimana bila kita menggunakan grafik di bawah ini, maka sejak tahun lalu hingga di bulan Oct menyentuh level 4,208, IHSG sudah terdepresiasi 24%. Selain karena faktor fundamental ekonomi domestik yang tengah melambat dan masalah eksternal seperti China, sudah tentu efek kenaikan suku bunga The Fed juga memberikan ancaman yang cukup masif terhadap kejatuhan IHSG sejauh ini.

Grafik Pergerakan IHSG Hampir Setahun Terakhir

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate

Sebenarnya bagaimana IHSG merespon kenaikan dan penurunan suku bunga The Fed sebelum-sebelumnya?
Mari kita lihat berdasarkan data historis!
Pertama pada periode April 2000-Desember 2002, ketika The Fed memotong suku bunga dari sekitar 6% menjadi hanya 1.75%, lalu bagaimana nasib IHSG?

Grafik Pemotongan Suku Bunga The Fed

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate


Jika kita amati IHSG memang sempat melemah dari level 500-an di April 2000, hingga menyentuh level 350-an di bulan Oktober 2000, setelah itu The Fed juga kembali memangkas suku bunga acuannya terus menerus hingga mencapai level 1%-an di tahun 2002. Nyatanya IHSG tidak terus-terusan melemah dan kembali menguat hingga mencatat rekor di atas 500-an pada April-2002. Pada level ini kita dapat memastikan kebijakan pengetatan moneter oleh bank sentral AS memiliki korelasi negatif terhadap IHSG.
Itu jika kasus-nya The Fed memotong suku bunga acuan, jika sebaliknya bagaimana yaa?

Grafik Kenaikan Suku Bunga The Fed

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate

Jika kita mengambil data dari bulan Februari 2004-Desember 2006 (periode kenaikan suku bunga The Fed), maka kita bisa dengan jelas melihat, IHSG juga mengikuti pola suku bunga The Fed (dari 1% menjadi 5.25%), dengan kata lain, IHSG merespon lurus kenaikan suku bunga The Fed, yang dimana IHSG selama periode tersebut memiliki kenaikan sebesar 102%.

Grafik. Tren Suku Bunga The Fed Sejak Tahun 1954

Analisis Pola IHSG Terhadap Rencana Kenaikan Fed Fund Rate

Masalahnya tingkat suku bunga The Fed saat ini tidak pernah sampai ke level 0.25% seperti sebelum-sebelumnya, dan pasar pun belum bisa memprediksi efek kejutnya sampai mana. Nilai tukar, cadangan devisa, pasar obligasi, posisi utang, pertumbuhan ekonomi, defisit transaksi berjalan, inflasi, kesemuanya itu adalah indikator utama makro yang menjadi perhatian khusus dewan moneter di setiap negara saat ini.

Sumber : Seputar Forex




Meluruskan Opini Awam atas Peranan Akuntansi

By   /   Jumat 23 Mei 2014  /   No Comments
Jika akuntansi hanya dipandang sebagai alat untuk menghitung, ahli matematika lebih pintar dalam menghitung dan mengembangkan metode perhitungan. Lantas, mengapa ada pendidikan akuntansi hingga ke jenjang tertinggi pendidikan formal?
KeuanganLSM
Meluruskan Opini Awam atas Peranan Akuntansi
Dalam bahasan di atas telah dijelaskan bahwa akuntansi berfungsi untuk menyajikan laporan keuangan. Menyajikan laporan keuangan tidaklah sederhana. Untuk dapat melakukan fungsi ini, akuntansi harus menyatakan seluruh aktivitas perusahaan dalam nilai uang. Pada tahap tertentu, hal ini sangat kompleks.
Logika umum mengatakan bahwa laba merupakan selisih antara pendapatan dan beban (dalam bahasa awam disebut biaya). Akan tetapi, dalam menentukan pendapatan atau beban (biaya) akan timbul berbagai persoalan.
Masyarakat awam mungkin memandang pengeluaran perusahaan sebagai biaya (beban). Namun, akuntansi memandang pengeluaran dan beban (biaya) secara berbeda. Ketika perusahaan membayar sejumlah uang untuk sewa gedung satu tahun, misalnya, akuntansi tidak lantas memperlakukan pengeluaran tersebut sebagai beban. Jika sewa gedung telah dibayar tetapi gedung belum digunakan, menurut akuntansi, pembayaran sewa tersebut bukan beban. Akuntansi memiliki pengertian sendiri mengenai beban (biaya) yang akan dijelaskan pada Bab II dan Bab III.
Ketika gedung sudah ditempati, barulah beban terjadi. Misalkan, gedung baru digunakan per tanggal 1 Juli, artinya beban sewa adalah setengah dari pembayaran yang telah dilakukan. Penyajian pendapatan dan beban yang tepat memberikan informasi mengenai laba yang tepat.
Aset yang dimiliki perusahaan menggambarkan besar kecilnya ukuran perusahaan. Perusahaan harus menyajikan seluruh aset yang dimiliki dalam laporan keuangan. Sayangnya, penyajian aset dalam laporan keuangan menimbulkan persoalan yang kian kompleks.
Masyarakat awam dengan mudah mengatakan bahwa mesin yang dimiliki perusahaan sebagai aset perusahaan. Namun, akuntansi belum tentu menyatakan mesin tersebut sebagai aset. Akuntansi memiliki definisi sendiri mengenai aset. Hal ini akan dijelaskan pada Bab II dan Bab III. Mesin yang rusak bukanlah merupakan aset menurut definisi akuntansi.
Misalnya perusahaan memiliki mesin yang akan disajikan dalam laporan keuangan. Persoalan berikutnya adalah menentukan berapa nilai mesin yang akan disajikan dalam laporan keuangan itu. Mesin yang digunakan terus-menerus akan semakin aus. Kemajuan teknologi seringkali membuat mesin jadi cepat usang. Dengan begitu,nilai mesin secara riil justru diang-gap mengalami penurunan. Itu sebabnya nilai mesin perlu di update secara periodik. Hal ini merupakan persoalan akuntansi lainnya. Persoalan akan semakin kompleks karena perusahaan memiliki jumlah dan jenis aset yang tidak sedikit. Mesin yang jenisnya sama pun, tahun perolehannya bisa ber-beda-beda.
Pengguna laporan keuangan dapat merupakan pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda dan membutuhkan informasi yang berbeda atas laporan keuangan. Tidak mungkin memuaskan semua kebutuhan pengguna laporan keuangan. Persoalannya adalah menentukan informasi yang paling dibutuhkan banyak pihak.
Pihak-pihak yang berhubungan dengan perusahaan membutuhkan laporan keuangan dengan sajian informasi yang jujur dan berkualitas. Kreditur menggunakan laporan keuangan untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan. Calon investor yang hendak membeli saham suatu perusahaan di pasar modal menggunakan laporan keuangan sebagai rujukan untuk memutuskan saham yang akan dibeli. Penyajian laporan keuangan membutuhkan skill dan kompetensi akuntansi. Itu sebabnya penyajian laporan keuangan harus dilakukan oleh akuntan atau mereka yang mengenyam pendidikan akuntansi.
Kaum awam mungkin berpendapat bahwa fungsi akuntansi lebih ke arah perhitungan. Harus dibedakan antara akuntansi dan perhitungan. Perhitungan adalah alat akuntansi, akan tetapi akuntansi lebih dari sekedar perhitungan. Jika akuntansi hanya dipandang sebagai alat untuk menghitung, ahli matematika lebih pintar dalam menghitung dan mengembangkan metode perhitungan. Lantas, mengapa ada pendidikan akuntansi hingga ke jenjang tertinggi pendidikan formal? Doktor akuntansi atau yang bergelar Phd diharapkan melakukan riset untuk menemukan metode akuntansi yang terbaik untuk mengakui, mengukur nilai-nilai yang tersaji dalam laporan keuangan agar laporan keuangan dapat lebih berkualitas dan dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan.
Disarikan dari buku: Akuntansi untuk Non-Akuntansi, Penulis: Golrida Karyawati P, Hal: 3-5.
- See more at: http://keuanganlsm.com/meluruskan-opini-awam-atas-peranan-akuntansi/#sthash.z7T9HJfx.dpuf

Selasa, 24 November 2015

BUMN Diharapkan Manfaatkan Pasar Modal

BUMN Diharapkan Manfaatkan Pasar Modal
Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memanfaatkan pasar modal untuk mendukung kegiatan bisnisnya sehingga ke depannya bisa turut menopang perekonomian Indonesia.

"BUMN dapat memanfaatkan pasar modal untuk menjadi lebih profesional dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya dan lebih disclosure," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Jakarta.


Menurut dia, saat menjadi perusahaan terbuka (Tbk) maka akses publik terhadap manajemen semakin luas, sehingga membuat kontrol lebih transparan dan juga dapat meningkatkan permodalan BUMN.

"BUMN juga akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menjadi pemegang saham melalui proses go public, dan juga dapat mendorong kinerja industri pasar modal domestik," katanya.

Kendati demikian, Samsul Hidayat mengatakan bahwa BEI tidak dapat memaksakan BUMN untuk melepas sebagian sahamnya ke publik karena aksi korporasi tersebut merupakan keputusan bisnis.

Sementara itu terkait target penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2015 ini, Samsul Hidayat mengatakan bahwa pihaknya optimis sebanyak 22 perusahaan melakukan IPO dapat tercapai.

Sepanjang 2015, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham perdana di BEI sebanyak 14 emiten.

Pada 2016, BEI menargetkan jumlah perusahaan yang akan melaksanakan penawaran umum perdana saham sebanyak 35 emiten, meningkat dibandingkan target tahun ini sebanyak 22 emiten.

"Target 2016 itu berdasarkan pertimbangan sudah adanya pemulihan indikator perekonomian sehingga meningkatkan minat dan keyakinan untuk menghimpun dana dari pasar modal," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pihaknya akan membentuk divisi khusus yang menangani perusahaan untuk melaksanakan IPO sehingga dapat mendorong jumlah emiten lebih banyak lagi, dengan begitu akan menambah pilihan saham bagi investor yang menginvestasikan dananya di pasar modal domestik.



            Sumber : antaranews
         




Jumat, 20 November 2015

Tanggapan Otoritas Bursa Soal IPO Freeport Indonesia




Tanggapan Otoritas Bursa Soal IPO Freeport Indonesia
Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, 

                                                                                                                       
Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan divestasi saham PT Freeport Indonesia dengan mekanisme penawaran saham atau initial public offering (IPO) akan lebih menarik dibandingkan dengan mekanisme lainnya. Alasannya, dengan mekanisme tersebut akan lebih terbuka dan masyarakat punya peluang untuk memiliki saham Freeport Indonesia.

Demikian diungkapkan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di kantornya usai membuka perdagangan saham hari ini, di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Namun, Samsul mengatakan hingga hari ini pihak BEI belum menjalin komunikasi dengan Freeport Indonesia. Dia mengatakan, keputusan divestasi tersebut ada di tangan pemerintah dan Freeport Indonesia. "Kami tidak, artinya pernah dijajaki. Tapi pilihannya Freeport dan pemerintah," ujarnya.
Baca Juga

Memang, beredar kabar jika pemerintah sedang menyiapkan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membeli saham Freeport Indonesia. Samsul mengatakan, hal itu sah saja dilakukan untuk memenuhi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

"Itu kan divestasi biasa, artinya divestasi tidak melalui IPO jadi pilihannya regulasi yang ada itu Freeport diwajibkan untuk divestasi. Divestasi dalam aturan main Kepmen atau PP 77 ya. Urutannya pemerintah segala macam, ini sah-sah aja dilakukan artinya memenuhi ketetuan diatur PP 77," tandas dia.

Sebelummya, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) ‎tetap tak setuju divestasi saham PT Freeport Indonesia menggunakan mekanisme IPO.

Kepala Bagian Hukum Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Heriyanto‎ mengatakan, selama ini Freeport Indonesia menginginkan divestasi yang dijalankan menggunakan mekanisme IPO. Namun Kementerian ESDM, tidak menginginkan mekanisme tersebut menjadi opsi pertama.

"Untuk divestasi, sampai hari ini Freeport ingin melakukan IPO, tapi kami memastikan pemerintah tidak memilih opsi IPO tersebut," katanya kemarin.

Ia melanjutkan dalam kontrak Freeport Indonesia dengan pemerintah memang tercantum pilihan IPO sebagai pilihan divestasi. Namun karena bersifat kontrak, keputusan tersebut harus disepakati oleh kedua belah pihak. "Di kontrak memang ada IPO, tapi kontrak itu adalah kesepakatan dua pihak. Kalau yang satu sepakat, tapi yang satunya tidak mau ya tidak bisa. Jadi harus kedua belah pihak," ucapnya.

Dalam PP Nomor 77 Tahun 2014 dengan mekanisme penawaran langsung ke pemerintah. Jika pemerintah tidak berminat, maka kemudian akan ditawarkan ke badan usaha milik negara (BUMN).

Jika BUMN juga tidak mengambil opsi tersebut, maka pilihan berikutnya akan diserahkan ke badan usaha milik daerah (BUMD). Jika ketiga mekanisme tersebut tidak juga diambil, maka kemudian ditawarkan ke pihak swasta.

 
  •  Sumber : Liputan 6
Sumber : Liputan 6

Sumber Artikel : http://www.gibeiunp.com/2015/11/bursa-saham-eropa-tertekan-usai-tragedi.html
Selalu sertakan sumber artikel, siapapun anda dan apapun artikel yang anda copy di http://gibeiunp.blogspot.co.id/

Selasa, 17 November 2015

Bursa Saham Eropa Tertekan Usai Tragedi Teror Paris





Sebagian besar bursa saham global melemah pada awal pekan ini termasuk bursa saham Eropa dipicu aksi jual pelaku pasar. Para pelaku pasar merespons negatif serangan teror Paris ynng terjadi pada Jumat pekan lalu.
Bursa saham Perancis pun tertekan usai mengalami teror terburuk dalam sejarah Eropa lebih dari satu dekade terakhir ini. Indeks saham CAC 40 turun 0,9 persen pada pukul 09.06 waktu Paris.

Indeks stoxx Europe melemah 0,6 persen. Penurunan indeks saham diikuti indeks saham Inggris FTSE 100 dibuka turun 0,5 persen ke level 6.088,58 dan indeks saham Jerman DAX susut 0,9 persen ke level 10.615,81.
Prancis telah diguncang serangan teror pada Jumat pekan lalu yang mengakibatkan sekitar 129 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

Serangan itu juga membuat kekhawatiran pemulihan ekonomi global yang sedang melambat. Sentimen itu menekan indeks saham Eropa yang sudah tertekan 2,7 persen pada pekan lalu. Penurunan tersebut terbesar sejak awal September 2015. Lalu indeks saham CAC 40 turun hampir 9 persen sejak April 2015.
Investor pun akhirnya mencari aset investasi lebih aman. Hal itu mendorong obligasi pemerintah Prancis lebih tinggi diikuti surat utang Amerika Serikat (AS).
Adapun saham-saham di bursa Eropa yang tertekan antara lain saham operator hotel Accor SA turun 7,2 persen, dan memimpin penurunan saham. Diikuti saham Gucci dan Bottega Veneta melemah 2,9 persen, dan saham Louis Vuitton susut 3,2 persen.

Analis menilai serangan teror Paris memberikan dampak negatif ke bursa saham Prancis usai kejadian penyerangan terhadap Charlie Hebdo dan supermarket Kosher.
"Serangan teror Prancis berdampak negatif ke bursa saham, termasuk barang konsumsi, pariwisata, industri barang-barang mewah terutama saat libur Natal," ujar Analis IG France Alexandre Baradez seperti dikutip dari laman Reuters, Senin (16/11/2015).

Chief Economic Adviser Allianz Mohamed El-Eria mengatakan dengan tragedi itu akan berdampak ke pertumbuhan ekonomi Prancis. "Bursa saham pun dibuka melemah," kata El-Erian.
Akan tetapi, Robert T Lutts, Chief Investment Officer Cabot Wealth Management mengatakan serangan teror Paris berdampak besar untuk sektor pariwisata. Prancis memiliki jumlah turis terbesar di dunia, dan kontribusi sektor pariwisata mencapai 7,5 persen dari produk domestik bruto (PDB). 


  • Sumber : Liputan 6

Kamis, 12 November 2015

SMGR (Semen Indonesia Tbk) Akan Terbitkan Obligasi Rp 3,5 triliun


SMGR (Semen Indonesia Tbk) Akan Terbitkan Obligasi Rp 3,5 triliun


PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan alias penawaran umum berkelanjutan (PUB) pada tahun 2016. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendanai investasi pembangunan pabrik baru.

Ahyanizzaman, Direktur Keuangan Semen Indonesia, mengatakan, total nilai penerbitan obligasi ini bisa mencapai Rp 3,5 triliun. "Ini bisa dilakukan secara bertahap, tidak harus langsung karena untuk proyek sifat penarikannya bertahap," kata Ahyanizzaman, Rabu (11/11).

Ahyanizzaman menambahkan, tahun depan SMGR akan menerbitkan sekitar 20% sampai 30% dari total nilai penerbitan obligasi tersebut. Kemudian, tahun kedua sebesar 60% sampai 70%.
Bila masih ada sisa, SMGR akan menerbitkan sisa PUB sebesar 10% pada 2018. Semen Indonesia akan menerbitkan obligasi bertenor menengah, antara 5 tahun sampai 8 tahun.

Tapi, Ahyanizzaman belum dapat memastikan bentuk denominasi obligasi tersebut. "Kalau selain dalam rupiah, kan, harus memikirkan hedging-nya seperti apa," ujar dia. Semen Indonesia belum menunjuk penjamin emisi penerbitan obligasi.

Proses penunjukan akan dilakukan usai agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahunan pada triwulan pertama tahun depan. Dalam RUPSLB, SMGR akan sekaligus memaparkan rencana anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun depan.
SMGR memproyeksikan capex tahun 2016 sekitar Rp 7 triliun. Komposisi pendanaan capex tahun depan akan berasal kas internal dan sumber eksternal dengan masing-masing porsi 50%. Pendanaan eksternal akan berasal dari pinjaman bank dan obligasi.

Mayoritas capex akan dialokasikan untuk investasi pembangunan pabrik baru. Salah satunya tahun depan SMGR berencana mendirikan pabrik di Pidie, Provinsi Aceh.
Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengatakan bahwa dana investasi untuk pembangunan pabrik Pidie sekitar Rp 3,5 triliun sampai Rp 4 triliun. "Itu baru untuk mesin saja, belum termasuk lahan dan pembangunan jalan," kata Suparni.

Empat Langkah Mengatur Investasi dan Pengeluaran Bulanan


 Empat Langkah Mengatur Investasi dan Pengeluaran Bulanan



Mulailah investasi minimal 10% di reksa dana sebelum melakukan pengeluaran rutin lain, sehingga kita bisa mempersiapkan perencanaan keuangan dengan baik. Mungkin hal ini terlihat sulit, untuk mengatur investasi sekaligus pengeluaran bulanan. Padahal keduanya penting untuk aktivitas harian maupun untuk tabungan di masa depan. Lalu, bagaimana cara agar kedua pengeluaran ini terpenuhi?
Ini dia langkah mudah mengelola gaji untuk mengatur pengeluaran bulanan dan investasi Anda.

1. Bagilah Pengeluaran Anda

Setiap Anda menerima pendapatan, aturlah pengeluaran sesuai kebutuhan Anda. Pengeluaran ini bisa dikualifikasikan untuk pengeluaran harian, cicilan bulanan, pengeluaran untuk hiburan, dan investasi. Pembagian ini bertujuan agar Anda bisa merencanakan keuangan sejak awal.

2. Buatlah Komitmen

Setelah membagi pengeluaran Anda, buatlah komitmen untuk menabung dengan berinvestasi. Dalam sebulan Anda bisa mengalokasikan 10 persen pengeluaran Anda untuk kebutuhan investasi di masa depan. Alokasi untuk investasi memang penting, agar Anda bisa menabung secara rutin dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

3. Pisahkan Rekening Tabungan

Anda pun bisa membuat dua tabungan untuk menyimpan dan pengeluaran harian. Selain memiliki rekening untuk kebutuhan sehari-sehari, Anda juga harus memiliki rekening untuk menabung. Sehingga ketika mendapatkan pemasukan, Anda pun bisa memindahkan dana ke rekening yang sudah ditetapkan untuk investasi jangka panjang, seperti reksadana.

4. Pisahkan Pengeluaran Tidak Terduga

Jangan lupa untuk memberi anggaran untuk pengeluaran tidak terduga. Tentunya Anda tidak ingin rencana keuangan Anda akan berantakan karena keadaan darurat. Untuk itu, alokasikan juga pengeluaran tidak terduga untuk kondisi yang tidak diinginkan.

Sumber : Liputan 6

Rabu, 11 November 2015

BEI Gelar Acara Investor Summit And Capital Market Expo

BEI Gelar Acara Investor Summit And Capital Market Expo


Regulator pasar modal akan selenggarakan Investor Summit and Capital Market Expo (ISCME) dengan menghadirkan 81 emiten sebagai bagian dari upaya sosialisasi pasar modal.

ISCME akan digelar pada 9 November hingga 13 November 2015 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, demikian menurut siaran resmi BEI. Gelaran bertajuk "Yuk Nabung Saham" itu akan menghadirkan 81 emiten yang bakal menggelar presentasi kepada publik (public expose). Acara tahunan ini tidak sekadar bertujuan menambah jumlah investor baru dan jumlah investor aktif, melainkan juga untuk menanamkan kebutuhan berinvestasi di pasar modal.

Dalam perhelatan ISCME, Bursa Efek Indonesia (BEI) menggandeng perusahaan tercatat, perusahaan sekuritas, manajer investasi, dan seluruh galeri investasi BEI di Indonesia untuk menjadi mitra dalam berbagai kegiatan edukasi dan pemasaran yang berkaitan dengan kampanye ini. 

ISCME 2015 akan dibuka oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad dan dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida. Dalam talk show nantinya, akan hadir a.l. ekonom syariah Adiwarman A. Karim yang akan berbicara dalam talk show “Mari Mengenal Pasar Modal Syariah”, Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk. Hary Tanoesudibjo, serta selebriti Giring Nidji dan Andien.

BEI menargetkan jumlah pengunjung per hari mencapai 1.000 orang dengan sasaran investor ritel khususnya investor domestik, investor institusi, akademisi, profesional, eksekutif, dan masyarakat umum. 

sumber: bisnis.com

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 6

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 6


Isi pertama paket ini, pemerintah menerapkan fasilitas insentif pajak di KEK. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, fasilitas insentif pajak itu berlaku di 8 KEK, yaitu Tanjung Lesung di Provinsi Banten, Sei Mangke di Sumatera Utara, Tanjung Api-api di Sumatera Selatan, Palu di Sulawesi Tengah, Bitung di Sulawesi Utara, Mandalika di NTB, Morotai di Maluku Utara, dan Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur.

Fasilitas itu antara lain, tax holiday alias libur bayar pajak penghasilan (PPh) sebesar 20% sampai 100% untuk investasi lebih dari Rp 1 triliun, selama 10-25 tahun, pembebasan PPh mulai dari 20% sampai 100% untuk investasi mulai dari Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun sampai 5-15 tahun. Sedangkan untuk kegiatan yang tidak termasuk sumber daya dalam KEK itu tidak diberi pembebasan pajak, melainkan tax allowance atau pengurangan pajak sebesar 30% selama 6 tahun.

Isi Kedua, pemerintah memastikan kepada investor swasta yang sudah mengantongi izin pengelolaan sumber daya air tetap berlaku izinnya. Hal ini menindaklanjuti hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), bahwa Undang-undang (UU) No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dinyatakan bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945, dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, sehingga mengakibatkan UU No. 7 tahun 2004 sudah tidak diberlakukan

Paket kebijakan ini ditujukan kepada dunia usaha untuk mengolah air bersih atau minuman lainnya. Rencananya akan ada peraturan pemerintah (PP) yang akan memberikan kepastian kepada investor swasta ,yang sudah mengantongi izin tetap melanjutkan usahanya di bidang air.

Kemudian isi ketiga, pemerintah memangkas izin impor obat dan bahan bakunya menjadi kurang dari 1 jam. Tenggat waktu ini bisa tercapai karena pengurusan izin dilakukan paperless alias secara online.

"Paket kebijakan ini mudah-mudahan membuat masyarakat dan dunia usaha bergairah, membuka lapangan kerja, dan kesempatan orang bekerja menjadi lebih baik," ujar Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, saat konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

sumber: detik