lkti Oktober 2015 ~ GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Pasar Modal Indonesia pernah jatuh bangun pada masa penjajahan Belanda. Namun, mulai era orde baru, Pasar Modal Indonesia kembali hidup...

RI Raih Investment Grade, IHSG Meroket

Lembaga pemeringkat Internasional Standard Poors (SP) menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi atau investment grade. Kenaikan peringkat tersebut langsung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cetak rekor dan rupiah menguat tajam. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (19/5/2017)...

Ditjen Pajak Bisa Intip Data Investor Pasar Modal

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan. Artinya kini Direktorat Jenderal Pajak bisa mengorek...

Sekolah Pasar Modal Pengurus SPM 1 dan SPM 2

SPM 1 dan SPM 2 yang dilaksanakan di BEI cabang Padang pada tanggal 13 Mei 2017 yang diikuti oleh pengurus baru Gibei FE Unp. Pengurus baru mendatangi BEI cabang Padang untuk melakukan SPM 1 dan SPM 2 pada pukul 08.00 untuk melaksanakan SPM 1 hingga pukul 12.00 dilanjutkan lagi SPM 2 pada pukul 01.30 hingga selesai pada pukul 04.00 sore...

Apa Itu Saham ?

Hallo guys minggu kemaren kita sudah kenalan sama ınvestasi dan kıta juga sudah tau mengapa investasi itu penting, lalu sesuai dengan judul tulisan kali ini, kıta akan membahas mengenai saham...

Sabtu, 31 Oktober 2015

Temu Ramah dengan Pengurus Baru



Selamat kepada pengurus baru yang telah melewati serangkaian tes dan ujian untuk menjadi pengurus dari GIBEI FE UNP. Temu ramah yang diadakan tadi pagi, Sabtu (31/10) di depan Perpustakaan Pusat UNP dengan Moderator, Gilang Fernanda yang menjabat sebagai Manager Edukasi.
Acara yang perdana diadakan bersama pengurus baru berjalan lancar. Acara ini tujuannya untuk memperkenalkan tentang organisasi GIBEI FE UNP serta pengenalan jajaran DPH dan manager masing-masing departemen. Selain itu diadakan rapat kecil setiap departemen untuk membahas berbagai macam pekerjaan dan kegiatan yang akan diselenggarakan kedepan.



Acara yang berlangsung dari pukul 10.00-13.30 WIB sebagian besar pengurus baru hadir dalam acara perdana ini. Harapan dan tanggung jawab kepada teman-teman yang baru bergabung sangatlah besar. semoga kedepannya GIBEI FE UNP menjadi lebih baik lagi.

Jumat, 30 Oktober 2015

Edukasi Pasar Modal Dengan Mahasiswa D3 Akuntansi

Edukasi Pasar Modal Dengan Mahasiswa D3 Akuntansi 

 Edukasi Pasar Modal yang diadakan Galeri Investasi BEI FE UNP kali ini  bersama mahasiswa Prodi D3 Akuntansi tahun ajaran 2014. Acaranya sendiri diadakan sebanyak 2 shift, shift pagi bersama Chairi Madola dari IDX cabang Padang dan siang bersama pak Reza Shadat Shamenei, kepala cabang IDX Padang.

Edukasi Pasar Modal Dengan Mahasiswa D3 Akuntansi


Peserta sangat antusias sekali mendengar arahan dari pemateri yang didatangkan langsung dari kantor IDX cabang Padang. Shift pagi dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 10.30 WIB. Dan shift siang dimulai pukul 14.00 sampai dengan 16.00 WIB. Acara ini dimaksudkan untuk mengenal lebih dekat tentang pasar modal serta penciptaan investor baru khususnya dikalangan mahasiswa yang masih awam tentang pasar modal.

Kamis, 29 Oktober 2015

Daftar Peserta Lulus Seleksi Tahap 3


Daftar Peserta Lulus Seleksi Tahap 3

Selamat kepada peserta yang lulus seleksi tahap 3. Bagi calon pengurus yang dinyatakan lulus seleksi tahap 3 untuk berkumpul di depan Perpustakaan Pusat UNP pada hari Sabtu/31 Oktober 2015 pukul 10.00 WIB.

Bagi yang belum lulus jangan sedih ya, tetap semangat. Masih ada di tahun depan. Kamu bisa kok jadi Investor Club di Galeri Investasi BEI FE UNP. Mungkin bukan sekarang jalannya diberikan tuhan.

Lihat daftar peserta yang lulus seleksi tahap 3:
http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_63.html


CONGRATULATIONS
Bagi calon pengurus yang dinyatakan lulus untuk dapat hadir pada hari Sabtu/31 Oktober 2015 pukul 10.00 WIB di depan Perpustakaan Pusat UNP.

Sumber Artikel : http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_63.html
Selalu sertakan sumber artikel, siapapun anda dan apapun artikel yang anda copy di http://gibeiunp.blogspot.co.id/
Bagi calon pengurus yang dinyatakan lulus untuk dapat hadir pada hari Sabtu/31 Oktober 2015 pukul 10.00 WIB di depan Perpustakaan Pusat UNP.

Sumber Artikel : http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_63.html
Selalu sertakan sumber artikel, siapapun anda dan apapun artikel yang anda copy di http://gibeiunp.blogspot.co.id/
Bagi calon pengurus yang dinyatakan lulus untuk dapat hadir pada hari Sabtu/31 Oktober 2015 pukul 10.00 WIB di depan Perpustakaan Pusat UNP.

Sumber Artikel : http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_63.html
Selalu sertakan sumber artikel, siapapun anda dan apapun artikel yang anda copy di http://gibeiunp.blogspot.co.id/
Bagi calon pengurus yang dinyatakan lulus untuk dapat hadir pada hari Sabtu/31 Oktober 2015 pukul 10.00 WIB di depan Perpustakaan Pusat UNP.

Sumber Artikel : http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_63.html
Selalu sertakan sumber artikel, siapapun anda dan apapun artikel yang anda copy di http://gibeiunp.blogspot.co.id/



Jumat, 23 Oktober 2015

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 5

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 5

Pemerintah hari ini meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid V. Paket kebijakan yang dikeluarkan kelima kalinya ini fokus pada pemberian insentif keringanan perpajakan melalui penghilangan pajak berganda, serta penilaian kembali aset yang dimiliki perusahaan (revaluasi aset).

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan, kebijakan revaluasi aset ini dapat dilakukan untuk keseluruhan ataupun sebagian aset yang dimiliki perusahan. Bahkan, perusahaan yang memiliki pembukuan dan memiliki penerimaan dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) juga diizinkan untuk melakukan revaluasi aset.

"Dalam aturan perpajakan kita dahulu, perusahaan yang pembukaan keuangannya USD dan itu perusahaan yang memang sebagian besar penerimaannya dalam USD, dan dia minta izin ke dirjen pajak untuk revaluasi aset, tapi biasanya dia tidak boleh," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Menurutnya, revaluasi aset kini diperbolehkan untuk perusahaan dengan pembukuan USD karena sejatinya penurunan nilai aset tidak hanya terpengaruh oleh kurs, namun sudah banyak yang terpengaruh inflasi. Sebab itu, revaluasi aset akan meningkatkan kapasitas dan performa finansial dalam jumlah yang signifikan.

"Bahkan pada tahun berikutnya bisa membuat profit lebih besar. Kalau ada revaluasi aset, jumlah asetnya meningkat. Katakan meningkat 100%, 200%. Bisa juga lebih. Itu berarti depresiasi dia ke depan makin besar," terangnya.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menuturkan, depresiasi tersebut dalam proses ujungnya akan membuat profit perusahaan akan naik.

"Depresiasi itu biaya yang tidak dikeluarkan rupiah. Kalau biayanya, pengurang yang tidak dikeluarkan rupiahnya membesar, itu dalam proses ujungnya, sebenarnya profit dia naik, uang rupiah dia yang tidak hilang naik. Profit meningkat," terang Darmin.

Poin kedua, lanjut Darmin, mengenai penghilangan pajak berganda untuk kontrak investasi kolektif (KIK) atau di Singapura dikenal sebagai Real Estate Investment Trust (REIT). Penghilangan pajak berganda ini tidak hanya berlaku untuk perusahan real estate, tapi juga untuk seluruh perusahan infrastruktur termasuk jalan tol dan kompleks pelabuhan.

"Ini juga ditunggu dan diharapkan dunia usaha. Kenapa tidak dibuat dari dulu, dulu belum ada kesepahaman untuk membuat pengenaan pajaknya jangan berganda, jangan double," terangnya.

Dalam proses REIT ini, perusahaan atau pemilik real estate biasanya akan membuat perusahaan bertujuan khusus (special purpose) yang sebetulnya tidak dimaksudkan untuk membuat kegiatan lain. Namun, perusahaan tersebut hanya untuk menampung kegiatan dari perusahaan inti.

Pada aturan sebelumnya, baik perusahaan inti maupun perusahaan special purpose company akan dikenakan pajak, sehingga pajak menjadi berganda. Dengan paket ini, perusahaan special purpose dibebaskan dari pengenaan pajak.

"Kalau dulu double pajaknya, maka kemudian dibuat ini jadi satu langkah sehingga pajak bergandanya hilang. Ini upaya untuk memperdalam kapitalisasi pasar modal di Indonesia," tandasnya.

sumber: sindonews

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 4


Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 4


Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diwakilkan para menterinya dalam kabinet kerja hari ini merilis paket kebijakan ekonomi jilid IV. Dalam paket tersebut, kebijakan lebih difokuskan pada persoalan upah buruh, kredit usaha rakyat (KUR), hingga lembaga pembiayaan ekspor.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pemerintah memutuskan untuk menetapkan formula penentuan yang sederhana dan jelas untuk upah minimum provinsi (UMP). Ini bertujuan agar terbuka lapangan kerja seluas-luasnya dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

"Kita juga harus memikirkan orang yang kerja. Jadi peningkatan kesejahteraan merupakan unsur berikutnya dari penetapan peraturan ini," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Selain itu, sistem formulasi upah minimum ini juga menjadi bukti kehadiran negara dalam bentuk pemberian jaring pengaman sosial. Karena, dengan formula ini memastikan bahwa buruh tidak menerima jatah upah yang murah, dan pengusaha juga mendapatkan kepastian dalam berusaha.

"Dengan kebijakan ini dipastikan juga upah buruh naik setiap tahun. Karena ada isu naiknya lima tahun sekali. Naik tiap tahun dengan besaran yang terukur," tegas dia.

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini juga mengklaim, bentuk kehadiran negara terhadap masyarakat adalah dengan pengurangan beban pengeluaran hidup melalui kartu sakti Jokowi.

"Negara hadir dalam pembinaan dialog sosial tripartit antara pekerja dan pengusaha, sehingga tidak perlu membuang waktu dan tenaga setelah kita hitung melalui realisasinya," tutur Darmin.

Kebijakan kedua, sambung dia, terkait pemberian KUR yang sedianya telah tercantum dalam paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan sebelumnya. Penekanannya, dalam paket ini penerima kredit diubah dan akan diberikan kepada perorangan atau karyawan yang melakukan kegiatan usaha produktif.

"KUR bisa diberikan pada calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. Bagaimanapun dia perlu biaya awal buat keluarga yang ditinggal, buat dia memulai, yang pasti dia bisa bayar," terangnya.

Kredit ini, juga bisa diberikan untuk anggota keluarga dari buruh yang berpenghasilan tetap dan melakukan kegiatan usaha produktif. Serta kepada tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri dan membuka usaha.

"Jadi, kalau suami melakukan pekerjaan sederhana bisa diberikan KUR, yang penting usahanya produktif dan seterusnya. Sejalan dengan itu juga bisa diberikan pada buruh yang di-PHK kemudian buka usaha," terang dia.

Terakhir, kebijakan ini juga menyinggung soal lembaga pembiayaan ekspor dalam hal ini Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang diminta fokus untuk melakukan pembiayaan pada usaha kecil dan menengah (UKM).

"Aturan mainnya diubah dari aturan bank menjadi aturan lembaga keuangan. Supaya kemampuannya meminjamkan menjadi lebih banyak," tandas Darmin.

sumber: sindonews

Kamis, 22 Oktober 2015

Edukasi Pasar Modal dengan Dosen dan Mahasiswa




 Edukasi Pasar Modal yang diadakan pada 7 Oktober 2015 kemaren berjalan lancar, acara kali ini diadakan 2 shift. Shift pagi untuk dosen dari pukul 09.00-12.00 WIB. Dan shift siang untuk mahasiswa, dimulai dari pukul 14.00-16.00 WIB. Untuk pemateri dari IDX Cabang Padang yaitu bapak Reza Shadat Khamenei selaku Kepala Cabang serta Ricky Savega & Gilang Fernanda dalam menjelaskan seputar berinvestasi di pasar modal dan tatacara trading online. Terima kasih telah menghadiri acara kami, ditunggu pada acara selanjutnya.




Edukasi Pasar Modal dengan Manajemen Dual Degree

Edukasi Pasar Modal dengan Manajemen Dual Degree

 Edukasi Pasar Modal yang diadakan pada 16 September kemaren bersama mahasiswa Manajemen Dual Degree. Acara yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari jurusan ini sangat antusias sekali mendengarkan arahan dari Chairi Madola, staff IDX Cabang Padang. Acara ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB-12.00 WIB. Ditunggu kehadiran teman-teman di acara yang diadakan GIBEI FE UNP selanjutnya.



Edukasi Pasar Modal dengan Manajemen Dual Degree



Tes Tertulis dan Tes Wawancara OR GIBEI FE UNP

Tes Tertulis dan Tes Wawancara OR GIBEI FE UNP

Tes tertulis dan tes wawancara yang diadakan pada 10 Oktober 2015 kemaren, yang diadakan 2 shift sekaligus tes wawancara pada siang hari. Pada Open Recruitment kali ini diikuti 93 peserta BP 2014/2015 dari berbagai jurusan di Fakultas Ekonomi UNP. Seleksi yang dilaksanakan berjalan lancar dan sukses hal ini dibuktikan dengan antusiasme para peserta yang sangat besar sekali.

Dimulai dari pagi hari hingga sore hari para peserta mengikuti alur pendaftaran dengan seksama. Selamat kepada yang lulus seleksi tahap kedua, hadapi tantangan selanjutnya, ganbatte!


Penyerahan Cindera Mata Kepada Kakak Wisudawan

Penyerahan Cindera Mata Kepada Kakak Wisudawan


Selamat atas diwisudanya kakak/abang dari Galeri Investasi BEI FE UNP, semoga menjadi orang yang sukses dan berguna bagi nusa & bangsa. Pada perhelatan wisuda ke-104 kali ini UNP wisuda 3.559 mahasiswa di berbagai jurusan. Semoga kakak/abang bisa menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), wisuda kali ini bertemakan Menciptakan Keunggulan dalam Menghadapi Dunia yang Semakin Kompetitif. Selamat kepada Meri Setiawati, S.E, Dewi Yulianti, S.E, Dicky Rustam, S.E dan Fadhola Ulfa, S.E.

Penyerahan Cindera Mata Kepada Kakak Wisudawan

Jumat, 16 Oktober 2015

Selamat Kepada Peserta Yang Lulus Seleksi Tahap II

Selamat Kepada Peserta Yang Lulus Seleksi Tahap II

Selamat ya bagi yang lulus seleksi tahap II. Bagi yang tidak lulus jangan kecewa, mungkin bukan sekarang jalannya. Percayalah, tuhan selalu mempunyai skenario terbaik bagi umatNYA. Kamu masih bisa juga kok menjadi investor muda. Jadi, jangan berkecil hati ya teman-teman.

Bagi peserta yang lulus diwajibkan untuk registrasi ulang pada Senin (19/10) di Office GIBEI FE UNP dan sekaligus pemberitahuan beberapa informasi penting.

Seleksi tahap selanjutnya yaitu Interview dengan pembina GIBEI FE UNP, Buk Erly Mulyani, SE, M.Si.Ak & Pak Abel Tasman, SE, MM.

Untuk melihat kelulusan silahkan klik link dibawah ini:
http://www.gibeiunp.com/p/daftar-peserta-yang-lulus-seleksi-tahap.html

Jumat, 09 Oktober 2015

Rupiah Meroket Dalam 2 Hari

Rupiah Meroket Dalam 2 Hari

Nilai tukar rupiah yang menguat cukup tajam dalam beberapa hari terakhir dinilai sebagai akibat dari kondisi global, khususnya di Amerika Serikat. Salah satu isu utama global tersebut masih seputar suku bunga The Fed (bank sentral AS) yang diperkirakan masih akan menunda kenaikannya hingga awal 2016. 

“Pertumbuhan penyerapan tenaga kerja AS masih di bawah ekspektasi untuk bulan September ini, sehingga The Fed sepertinya masih akan menunda kenaikan suku bunga,” kata analis pasar uang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rully Arya Wisnubroto saat dihubungi Tempo Kamis, 8 Oktober 2015. 

Hal ini, menurut Rully berakibat pada peningkatan ekspektasi pasar kepada nilai rupiah, sehingga nilainya pun mengalami penguatan yang pada Kamis pagi sempat menyentuh Rp 13.821 per dolar AS. 

Namun, Rully mengatakan, penguatan ini bersifat sementara. Bukan tidak mungkin jika kondisi perekonomian Amerika Serikat membaik, maka nilai rupiah akan kembali tertekan. 

Terkait paket kebijakan yang diluncurkan pemerintah terhadap penguatan rupiah, menurut Rully, belum terlalu signifikan dampaknya. “Peran respon positif paket kebijakan masih ada, tapi dominannya masih karena faktor global,” tuturnya. 

Kepala Riset/Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, juga sependapat bahwa kondisi global lebih besar pengaruhnya terhadap penguatan rupiah yang terjadi. 

“Faktor eksternal lebih besar. Ditambah dugaan saya, BI kemarin juga intervensi, karena penguatan rupiah yang paling tajam dibanding mata uang lain,” katanya. (Lihat video Rupiah Bangkit, Ini Penyebabnya, Evaluasi Paket Kebijakan Ekonomi I dan II Jokowi, Peningkatan Daya Beli Masyarakat Jadi Fokus Kebijakan Ekonomi Jilid III)

Lana juga mengatakan kondisi ini masih bersifat sementara, karena faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan. Sehingga ia meminta pemerintah dan Bank Indonesia, tetap berhati-hati memegang kendali moneter. 

“BI harus memastikan kebijakannya berjalan efektif, menambah instrumen untuk menjaga suplai valas, seperti kebijakan devisa hasil ekspor atau obligasi BI dalam bentuk valas,” tutur Lana. 

Terkait paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah, Lana mengatakan masih membutuhkan waktu 3-6 bulan lagi agar dapat dirasakan dampaknya. 

Menurut Lana, perusahaan baru akan berani melakukan investasi ketika kondisi perekonomian membaik. Terlebih saat ini tingkat daya beli masyarakat masih lemah. 

“Paket jilid III kemarin memang membantu meningkatkan daya beli. Tapi dari sisi produsen, dengan harapan mereka menurunkan harga, ini yang benar-benar harus dipastikan turun oleh pemerintah,” kata ekonom Universitas Indonesia ini.

sumber: tempo

Selamat Kepada Peserta Yang Lulus Seleksi Tahap 1


Selamat Kepada Peserta Yang Lulus Seleksi Tahap 1

Selamat kepada teman-teman yang lulus seleksi Administrasi tahap 1. Bagi yang belum lulus jangan berkecil hati. Masih ada kok peluang kamu di tahun depan. Dan, jangan khawatir juga kamu masih bisa kok menjadi investor muda. Semangat ya! Mungkin bukan saat ini jalannya diberikan tuhan :)

  Untuk lokasi ujian, diadakan di Gedung MKU lokal NA210 & NA211. Untuk registrasi mulai dari pukul 8.45-09.50 WIB di depan lokal yang disebutkan diatas. Jadi, untuk ujian harus registrasi dulu. Untuk shift 1 dimulai dari pukul 10.00-11.00 WIB dan shift 2 pukul 11.00-12.00 WIB. Wajib datang pada waktunya serta jangan lupa untuk registrasi.

Untuk melihat kelulusan bisa dilihat disini: http://www.gibeiunp.com/p/blog-page_7.html

Kamis, 08 Oktober 2015

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III

Kemaren, pemerintah merilis paket kebijakan ekonomi jilid III. Dalam paket tersebut, terdapat 6 paket kebijakan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Paket ini diharapkan bisa mendorong geliat ekonomi Indonesia ke depan.

“Kami ingin menyampaikan beberapa paket di sektor keuangan. Ada 6 paket yang dikeluarkan OJK,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, saat mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Enam paket kebijakan di sektor keuangan tersebut adalah:


  • Relaksasi ketentuan persyaratan kegiatan usaha dan penitipan valuta asing dan pengelolaan (trust) bank
  • Launching skema asuransi pertanian
  • Revitalisasi industri modal ventura
  • Pembentukan konsorsium berbasis ekspor dan ekonomi kreatif serta UMKM
  • Pemberdayaan lembaga pembiayaan ekspor Indonesia
  • Implementasi One Project Concept terkait kualitas kredit perbankan
Muliaman menjelaskan, terkait relaksasi ketentuan kegiatan usaha dan penitipan valuta asing atau valas, OJK akan memberikan kelonggaran persyaratan sehingga banyak bank yang bisa ikut mengelola dana valas. Bisnis ini disebut sebagai bisnis trust alias trustee.

“Ini sebagai stimulus, untuk mengelola valas, terkait pengeloaan valas hasil ekspor, perlu adanya kebijakan perbankan dalam mengelola dana valas, tentu kita harapkan akan besar yang masuk.

OJK melakukan relaksasi terhadap persyataran bank umum dan kantor cabang bank asing untuk penitipan atau bisnis trustee ini,” jelas dia.

Muliaman menyebutkan, ada beberapa inisiatif terkait aturan tersebut yaitu perubahan-perubahannya yaitu jumlah bank diperluas, artinya tidak terbatas kepada beberapa bank saja karena kemampuan terbatas dan persyaratan rumit.

“Kita harapkan jumlah bank untuk mengelola valas diperbanyak, tidak perlu menggunakan kantor bank asing yang ada di dalam negeri tapi bisa menggunakan bank dalam negeri, jadi bisa melakukan aktivitas di dalam negeri,” sebut dia.

Untuk skema asuransi pertanian, Muliaman menjelaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Pertanian, BUMN, dan konsorsium perusahaan asuransi.

Skema ini akan diterapkan untuk asuransi usaha tani padi. Skema pembayaran preminya adalah sebesar 80% akan dibayar oleh pemerintah sebagai subsidi dan 20% dibayar petani sehingga risiko kerugian petani bisa diminimalisir.

“Dengan skema ini kerugian petani bisa dikurangi, sehingga para petani menjadi bankable,” katanya.

Saat ini, pemerintah telah menyediakan dana sebesar Rp 150 miliar untuk meng-cover 1 juta hektar lahan padi untukk tahun depan.

“Premi per hektar Rp 180 ribu per, Rp 150 ribu dibayar pemerintah sebagai subsidi, sisanya petani, pertanggungannya per hektar itu Rp 6 juta, itu angka biaya untuk tanam, tentu saja dengan terlindunginya para petani, lebih terbuka aksesnya,” terang dia.

Terkait revitalisasi modal ventura, Muliaman menjelaskan, peran ini dalam mendukung UMKM khususnya start up bisnis yang kadang-kadang sulit mendapatkan pendanaan perbankan terutama industri kreatif.

“Nanti dana ventura ini merupakan sumber dana modal ventura. Perluasan di bidang kegiatan usahanya tidak hanya penyertaan saham dan pembelian obligasi tapi juga penyaluran pendanaan produktif seperti penerbitan surat utang perusahan kreatif. Dengan ini, akses keuangan pengusaha pemula dan eknomi kreatif semakin mudah,” jelas dia.

Selanjutnya pembentukan konsorsium berbasis ekspor dan ekonomi kreatif. OJK bekerjasama dengan Kemenkeu.

“Kami mengundang ekonomi kreatif dan Kemenkeu, kita menggabungkan perusahaan penjaminan kredit. Saya pikir ini paket mirip-mirip KUR,” katanya.

Kemudian kebijakan soal pemberdayaan lembaga pembiayaan ekspor. Dalam hal ini juga OJK akan bekerjasama dengan Kemenkeu. Pihak Kemenkeu akan mengatur berbagai macam program yang mengawasi aspek keuangan dari lembaga ini.

“Lembaga pembiayaan ekspor ini dulunya bank eskpor Indonesia. Sudah berubah menjadi lembaga pembiayaan tapi aturannya masih mirip bank. Yang ingin dilakukan adalah mengubah dasar peraturan operasional ini menjadi selayaknya perusahaan pembiayaan,” sebut dia.

Terakhir, kata Muliaman, OJK akan kembali mengimplementasikan one project concept. OJK akan melakukan penilaian kualitas aset bank umum.

“Bank wajib menetapkan kualitas aset yang sama untuk membiayai debitur baik satu atau lebih bank, maka dalam hal terjadi pemisahan arus kas, dapat ditetapkan berbeda, pada dasarnya based on project,” pungkasnya.


sumber: detik

Senin, 05 Oktober 2015

Edukasi Pasar Modal

Edukasi Pasar Modal























 

Edukasi Pasar Modal yang akan diselenggarakan pada 7 Oktober pukul 13.20-Selesai. Pemateri sendiri didatangkan dari Panin Sekuritas dan IDX Cabang Padang. Untuk pendaftaran sendiri bisa langsung datang ke Office kami di lantai 1 Fakultas Ekonomi atau bisa juga melalui SMS dengan menghubungi CP yang tertera.

Fasilitas yang didapatkan peserta yaitu ilmu bermanfaat, snack, dan pastinya ada doorprize bagi peserta yang ingin membuka akun saham pada saat acara. Dan pastinya pendaftaran gratis. Untuk peserta terbatas. Pendaftaran berakhir pada tanggal 6 Oktober 2015. Ayo buruan daftar!

Kamis, 01 Oktober 2015

IHSG Menanjak Seiring Paket Kebijakan Ekonomi 2

 IHSG Menanjak Seiring Paket Kebijakan Ekonomi 2

IHSG langsung nanjak seiring keluarnya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II Jokowi-JK. IHSG sempat menyentuh posisi 4088.1 pada hari Selasa (29/9) tetapi setelah pengumuman keluarnya paket kebijakan jilid 2, IHSG langsung rebound ke posisi 4.198 pada hari yang sama.

Simak paket kebijakan ekonomi jilid II dari pemerintahan Jokowi-JK :

paket kebijakan ekonomi jokowi jk jilid 2