lkti GIBEI FE UNP
Quotes by TradingView

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Pasar Modal Indonesia pernah jatuh bangun pada masa penjajahan Belanda. Namun, mulai era orde baru, Pasar Modal Indonesia kembali hidup...

RI Raih Investment Grade, IHSG Meroket

Lembaga pemeringkat Internasional Standard Poors (SP) menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi atau investment grade. Kenaikan peringkat tersebut langsung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cetak rekor dan rupiah menguat tajam. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (19/5/2017)...

Ditjen Pajak Bisa Intip Data Investor Pasar Modal

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan. Artinya kini Direktorat Jenderal Pajak bisa mengorek...

Sekolah Pasar Modal Pengurus SPM 1 dan SPM 2

SPM 1 dan SPM 2 yang dilaksanakan di BEI cabang Padang pada tanggal 13 Mei 2017 yang diikuti oleh pengurus baru Gibei FE Unp. Pengurus baru mendatangi BEI cabang Padang untuk melakukan SPM 1 dan SPM 2 pada pukul 08.00 untuk melaksanakan SPM 1 hingga pukul 12.00 dilanjutkan lagi SPM 2 pada pukul 01.30 hingga selesai pada pukul 04.00 sore...

Apa Itu Saham ?

Hallo guys minggu kemaren kita sudah kenalan sama ınvestasi dan kıta juga sudah tau mengapa investasi itu penting, lalu sesuai dengan judul tulisan kali ini, kıta akan membahas mengenai saham...

Kamis, 29 November 2018

Reliance Sekuritas: IHSG Terkonsolidasi Bertahan di Level Psikologis

JAKARTA - Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG masih bergerak terkonsolidasi bertahan pada level psikologis dan mencoba break out resistance MA200 dengan support resistance 5.957-6.060.

Adapun saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya MAIN, PTBA, ACES, LSIP, JPFA, CPIN, PGAS.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan IHSG secara teknikal masih bergerak bertahan di level 6.000.

Indikasi positif terbuka jika IHSG mampu break out resistance MA200 sebagai konfirmasi pola wave 3 yang memiliki target FR161.8% hingga kisaran level 6.150-6.200.
Indikator Stochastic bergerak berpeluang menguat mendekati overbought meskipun Momentum indikator RSI bergerak jenuh dengan indikasi bearish momentum. 

   Reliance Sekuritas: IHSG Terkonsolidasi Bertahan di Level Psikologis
Dalam perdagangan kemarin, Rabu (28/11), IHSG ditutup melemah tipis 0,15% atau 9,19 poin ke level 6.013,59 dengan sektor industri dasar (-2.04%) memimpin pelemahan karena aksi jual setelah pada perdagangan awal pekan menguat menahan IHSG dizona hijau.

INKP (-10.79%) dan TKIM (-5.38%) memimpin aksi profit taking investor pada saham-saham basic industry setelah menguat sejak pekan lalu.

Sentimen global terhadap tarif perdagangan AS-China yang dispekulasi hawkish membebani investor meskipun hasil pertemuaan BI yang cenderung optimis melihat outlook tahun 2019 tadi siang dengan perkiraan Current Account yang tetap di level aman dengan rupiah yang akan bergerak stabil.

Rupiah terpantau melemah terhadap USD ditutup Rp14.515 per meskipun demikian harga obligasi 10th naik dan yield turun 0.4bps kelevel 7.88%. Investor asing pun masih tercatat net buy 155.82 Miliar rupiah.

Kamis, 22 November 2018

Analisa Saham & Petunjuk Investasi

Kamis, 22 Nopember 2018

Berita 

Sektor 

  • Pemerintahberencana memberikan insentif bagi properti mewah. Harga properti yang dikenakakan PPnBM dinaikan dari Rp20 miliar menjadi Rp30 miliar dengan tarif 20%. PPh 22 untuk penjualan huniah mewah juga diturunkan dari 5% terhadap harga jual (tidak termasuk PPn dan PPnBM) menjadi 1%.

Emiten

  •  ADHI & WIKA masih menanti keputusan pemerintah terkait proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung serta LRT yang dihentikan untuk sementara di Rapat dengan Kemenhub di hari Kamis, 22 November 2018. Direktur Utama ADHI, Budi Harto menyatakan bahwa proyek di kali Bekasi di km 14 tidak bisa diberhentikan karena menggunakan metode konstruksi balance cantilever.
  • BNBR pada RUPSLB kemarin berhasil mendapat persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan saham Non HMETD dan OWK. Jumlah saham yang akan diterbitkan semuanya adalah 146,63 miliar saham pada harga Rp64. Saham ini untuk pelunasan hutang lewat D/E Swap.
Rekomendasi Harian 

DJIA turun -0,004% dan S & P naik +0,30. Wall Street kemarin catat kenaikan (DJIA bisa dikatakan tetap) terdorong oleh perbaikan pada saham Sektor teknologi dan energi.

Harga minyak naik setelah data cadangan AS menunjukkan penurunan 1,5 juta barel menjadi 439,2 juta barel.Dan impor minyak oleh India catat kenaikan. 

Data jobless claims naik ke 224,000 and durable goods orders turun 4.4%. 

Hari Kamis perdagangan di Wall Street akan tutup seiring dengan libur Thanksgiving.

Pagi ini bursa Singapura naik +0,47% dan Kuala Lumpur turun -0,11%. 

Pagi ini Rupiah menguat 0,26% menjadi Rp14.593/USD. Semua mata uang menguat terhadap USD.

Dengan Rupiah kembali membaik dan IHSG tidak lagi mendapat tekanan dari luar, maka IHSG berpeluang naik.

Kemarin saham terkait Energi yaitu batu bara, gas, minyak, perkapalan turun besar. Kini harga komoditi bersangkutan kembali naik. 


 

Rabu, 14 November 2018

Reliance Sekuritas: IHSG Kembali Menguat Namun Terbatas

   Reliance Sekuritas: IHSG Kembali Menguat Namun Terbatas
JAKARTA - Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak menguat terbatas kembali menguji resistance MA50 hingga psikologis level dengan support resistance 5.788-5.900.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ADHI, ADRO, ANTM, HMSP, JSMR, UNVR.
Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG terkonsolidasi setelah menyentuh level support lower bollinger bands dan kembali menguji resistance MA50 di kisaran level 5.840.

Trend pergerakan IHSG masih cenderung bearish selama masih berada dibawah level psikologis 5900 dan 6000. Indikator stocastic bergerak bearish dengan momentum RSI yang terlihat reversal pada area oversold. 

Dalam perdagangan kemarin, IHSG menguat sebesar 1,01% atau 58,14 poin ke level 5.835,20 dengan sektor Keuangan (+1.49%) dan Aneka Industry (+1.33%) memimpin penguatan.

Saham-saham perbankan menjadi top kontribusi terhadap Indeks setelah pada perdagangan sebelumnya diwarnai aksi profit taking. Rupiah (+0.10%) berbalik menguat terhadap USD kelevel Rp.14805 namun investor asing masih terlihat melakukan aksi jual bersih sebesar -277.80 Miliar rupiah.

Harga obligasi 10th naik dan yield turun 6.9 bps kelevel 8.163%.

Selasa, 06 November 2018

PREDIKSI IHSG SELASA (6/11/2018): IHSG Bergerak pada Level 5.854—5.960, Simak Rekomendasi Sahamnya

JAKARTA -- IHSG berhasil kembali meraih momentum penguatannya sekaligus membukukan reli hari kelima berturut-turut pada akhir perdagangan Senin (5/11).

IHSG ditutup menguat 0,24% atau 14,30 poin ke level 5.920,59, level penutupan tertinggi sejak 1 Oktober. Adapun pada perdagangan Jumat (4/11), IHSG berakhir naik lebih dari 1% atau 70,37 poin di posisi 5.906,29.

Indeks sempat tergelincir ke level 5.886 setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,19% atau 11,05 poin di level 5.895,24 kemarin pagi.  Sepanjang perdagangan Senin, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran level 5.886,21–5.926,63.

Dari 612 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 179 saham menguat, 213 saham melemah, dan 220 saham stagnan.

   PREDIKSI IHSG SELASA (6/11/2018): IHSG Bergerak pada Level 5.854—5.960, Simak Rekomendasi Sahamnya
Sebanyak empat dari sembilan sektor menetap di wilayah positif, dipimpin konsumer yang menguat 1,54% dan aneka industri 0,79%. Adapun sektor infrastruktur yang melemah 0,66% berakhir di zona merah diikuti empat sektor lainnya yang membatasi kenaikan IHSG.

Sejumlah saham emiten konsumer yakni PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing naik 2,89% dan 3,67% pun menjadi pendorong utama terhadap berlanjutnya penguatan IHSG hari ini.

Ekonomi Indonesia dilaporkan tumbuh sebesar 5,17% secara year-on-year (yoy) pada kuartal III/2018. Raihan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal yang sama tahun lalu yang sebesar 5,06% yoy.

Secara kuartalan, pertumbuhan yang terjadi sebesar 3,09% pada kuartal III/2018 atau lebih rendah dari pertumbuhan pada kuartal sebelumnya yang sekitar 5,27%.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyampaikan meski pertumbuhan Indonesia di bawha konsensus analis, pelaku pasar merespons data tersebut secara positif karena menandakan Indonesia dapat bertahan di tengah gempuran sentiment global dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Pada perdagangan hari ini, investor akan fokus menunggu indeks kinerja sektor jasa di Uni Eropa. Produsen mobil dan jasa keuangan menjadi penekan terbesar di UE, dengan poundsterling yang menguat menjelang pertemuan cabinet di Inggris untuk negosiasi Brexit.

“IHSG secara teknikal bergerak pada area upper bollinger bands setelah berhasil bertahan di atas level psikologis dan bearish trend line. Meskipun demikian indikator stockhastic dan RSI terlihat jenuh dengan indikator Stochastic yang berindikasi dead-cross pada area overbought,” ungkap Lanjar.
Dia memprediksi hari ini IHSG akan bergerak terkonsolidasi cenderung tertekan, dengan rentang pergerakan 5.854—5.960. Beberapa saham yang direkomendasikan yaitu AKRA, EXCL, JPFA, PGAS, PTBA, MEDC, dan PTPP.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengampaikan pada hari ini IHSG diprediksi menguat, didorong antisipasi investor menjelang publikasi data penjualan ritel. IHSG diprediksi akan bergerak pada area resisten 5.935—5.950 dan support 5.870—5.895.
“Secara teknikal IHSG bergerak di atas moving average menunjukkan masih ada potensi penguatan meskipun ruang penguatan cukup terbatas,” ungkap Dennies. Beberapa saham yang dia rekomendasikan yaitu BKSL, ELSA, INCO, WIKA, PTBA, dan SSMS.